Wisata Murah di Sekitar Pulausambit: Pengalaman Liburan Hemat

Bulan lalu saya memutuskan untuk mencari tempat baru yang tidak memakan banyak biaya. Sebagai penduduk Pulausambit, saya sudah hafal beberapa spot murah di sekitar, tapi kali ini saya ingin yang benar-benar tersembunyi. Setelah bertanya pada tetangga, saya diajak ke Air Terjun Sika—namanya tidak ada di peta, tapi perjalanan hanya satu jam naik motor dengan track tanah. Tiket masuk lima ribu rupiah, parkir motor gratis. Saya pikir harga semurah itu pasti ramai, ternyata sepi. Hanya ada kami dan suara air.
Menikmati Alam Tanpa Menguras Dompet
Air terjun itu tidak tinggi, sekitar lima belas meter, tapi kolamnya jernih dan dingin. Saya berenang sambil menikmati rimbunnya pepohonan. Tidak ada warung di lokasi, jadi saya bawa bekal sendiri—nasi bungkus dan air minum. Biaya total perjalanan: bensin dua puluh ribu, tiket lima ribu, dan bekal sepuluh ribu. Kurang dari empat puluh ribu untuk liburan setengah hari. Menurut saya, wisata murah seperti ini justru lebih berkesan karena tidak ada distraksi. Saya bisa benar-benar merasakan alam Soal ini, saya pernah singgung di wisata.
Meski terpencil, aksesnya lumayan. Jalannya masih tanah berbatu, tapi motor standar bisa lewat. Saya lihat beberapa keluarga muda juga datang dengan mobil kecil—merek seperti Agya atau Sigra, yang penting tidak terlalu rendah. Mereka membawa tikar dan makanan ringan, anak-anak mereka bermain air. Suasananya santai. Tidak ada pedagang asongan atau suara musik keras. Hanya gemericik air dan suara burung.
Saya ingat pernah membaca di Wikipedia Indonesia bagian wisata alam bahwa banyak destinasi serupa yang belum terekspos di Indonesia. Air Terjun Sika adalah salah satunya. Sayang jika hanya saya yang tahu. Jadi, jika Anda sedang merencanakan liburan hemat dengan keluarga muda atau sebagai backpacker, coba cari spot seperti ini. Tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk menikmati pemandangan indah.
Penutup ini mengingatkan saya bahwa liburan mahal tidak selalu lebih baik. Kadang, tempat paling sederhana yang belum banyak orang tahu justru memberi pengalaman paling jujur. Saya akan kembali ke Air Terjun Sika suatu hari nanti, mungkin dengan tenda. Itulah wisata murah versi saya.
Untuk konteks lebih: sumber resmi